Grade Perusahaan Kontraktor Berikut Grade Banyak Ditemui Masyarakat

Grade perusahaan kontraktor seperti halnya siswa setiap kenaikan kelasnya yang selalu ditanyakan adalah berapa rankingmu, maka di perusahaan kontraktor juga berlaku sama. Yang membedakan hanyalah soal istilah yang digunakan saja. Bila di sekolah peringkat itu dikenal dengan nama ranking, maka di perusahaan dikenal dengan nama grade. Grade inilah yang memposisikan seluruh perusahaan tersebut dalam peringkat-peringkatnya.
Ada perusahaan yang berperingkat terbaik, ada pula sebaliknya. Ada yang mendapatkan lima bintang, ada yang tidak mendapatkan sama sekali. Grade ini selain difungsikan sebagai penunjuk peringkat yang dimiliki oleh perusahaan, juga sebagai bentuk kepedulian, dukungan dan motivasi bagi semua pihak yang terlibat di dalam perusahaan tersebut.
Siapa pun selalu ingin menjadi yang terbaik, bukan? Begitu pula perusahaan kontraktor. Tidak ada yang ingin mendapatkan grade perusahaan kontraktor buruk atau rendah. Oleh sebab itu bila ada yang mendapatkannya maka pihak manajemen akan berusaha untuk memperbaiki dan meningkatkan berbagai hal yang terkait guna meningkatkan kualitas dan grade-nya.
Grade Perusahaan Kontraktor
Grade perusahaan kontraktor yang berhasil penulis temukan di dunia maya adalah sebuah petunjuk mengenai sertifikasi, kualifikasi, jumlah bidang dan sub bidang yang boleh diambil atau dikerjakan oleh Kontraktor Terbesar tersebut, bentuk badan usahanya dan persyaratan pendukung lainnya.
Grade terendah yang dimiliki oleh grade perusahaan kontraktor adalah grade 1. Pada grade ini perusahaan hanya bisa melayani jenis pekerjaan konstruksi maksimum sebanyak dua bidang. Bentuk badan usaha yang dijalaninya adalah perorangan. Di masyarakat, grade ini biasa dikenal dengan istilah pemborong swasta. Ia memiliki sejumlah uang, membeli lahan lalu membangunnya sendiri kemudian dipasarkan sendiri juga.
Grade perusahaan kontraktor berikutnya adalah grade 2. Pada grade ini perusahaan boleh berkecimpung di empat bidang dengan maksimum pengerjaanya 4 sub bidang. Bila sebelumnya bentuk usaha masih berbentuk perorangan, maka di grade ini harus ditingkatkan menjadi berbentuk CV, Firma atau koperasi.
Sehingga bentuk pertanggungjawabannya lebih jelas. Kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan baru yang baru saja memperoleh izin usaha sebagai CV, firma atau koperasi adalah boleh langsung masuk ke grade 2 meskipun belum pernah terjun di bidang konstruksi sama sekali. Itulah dua grade perusahaan kontraktor yang banyak ditemui di masyarakat.

Subscribe to receive free email updates: