Jasa Konstruksi Jembatan Perjalanan Panjang Dalam Dunia Konstruksi

Jasa konstruksi jembatan setuju jika karya terpenting dan berusia tua dalam dunia konstruksi adalah kehadiran jembatan, yang sudah dikenal semenjak zaman prasejarah. Jasa konstruksi jembatan dari kayu yang disilangkan, selanjutnya bagian atas ditutup oleh ranting pohon. Perlahan konstruksi pada jembatan mengalami kemajuan sesuai dengan pergerakan perubahan peradapan dan teknologi. Perkembangan teknologi konstruksi pada jembatan bisa Anda lihat dari segi penggunaan bahan, yaitu baja dan besi. Penggunaan bahan baja dan besi inilah yang membuat konstruksi pada jembatan lebih kuat, kokoh, dan tahan lama.
Dilihat dari fungsinya, jembatan adalah saranan dengan struktur khusus yang dibangun untuk memfasilitasi jarak yang terbatas oleh sungai, laut, jurang, lembah, dan jalanan sehingga bisa melintas lebih lancar dan aman. Pertama kali jembatan dibangun menggunakan bahan dan konstruksi yang sederhana serta tanpa adanya campur tangan teknologi seperti sekarang.
Dari situslah manusia memiliki ide jasa konstruksi jembatan untuk membangun atau membuat konstruksi jembatan dari waktu ke waktu sesuai dengan perkembangan zaman. Orang-orang zaman dahulu membuat jembahan sekadar menggunakna metode potong dan coba. Perkembangannya, metode membuat jembatan tidak hanya mengandalkan dan cara tersebut. Proses membuat jembatan telah digunakan dengan berbagai macam metode berdasarkan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi hang menghasilkan jembatan yang kuat, kokoh, dan tahan lama tanpa meninggalkan kesan estetis.
Jasa Konstruksi Jembatan
Pada zaman purba, jembatan belum dianggap sebagai karya jasa konstruksi jembatan karena pada zaman dahulu manusia purba memakai batang kayu yang tumbang untuk menyeberang sungai. Manusiap purba dahulu melintasi sungai dengan memasang pilar batu, pohon tumbang dengan bentang yang pendek, serta memanfaatkan akar-akar atau ranting pohon.
Lintas masa dari manusia purba, jasa konstruksi jembatan mengalami banyak berubahan. Pada periode Romawi Kuno membangun jembatan dengan kayu, batu, dan beton yang bentuknya tidak jauh berbeda dengan periode purba, yaitu lengkungan (arch). Selanjutnya, konstruksi pada jembatan mengalami perubahan semenjak teknologi jembatan menggunakan bahan besi dan baja, yang bertepatan pada revolusi industri di Perancis. Hingga detik ini, Kontraktor pada jembatan tidak bisa lepas dari besi dan baja, meski ada beberapa bahan yang ditambahkan, seperti kayu. Kemudian fungsi jembatan pun tidak sekadar media penyeberangan, karena sekarang jembatan menjadi identitas dari sebuah keindahan.

Subscribe to receive free email updates: