Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jasa Konstruksi Jembatan Gantung Mengalami Pembaharuan

Jasa konstruksi jembatan gantung pertama kali dicetuskan pada sekitar abad ke-18. Jembatan gantung memiliki sejarah panjang. Namun pada mas itu, konstruksi jembatan gantung ini dinilai mustahil karena belum ada teknologi dan material yang sanggup mewujudkannya. Hingga saat ini, jasa konstruksi jembatan gantung sudah berkembang ke arah konstruksi dan desain yang lebih modern dan digunakan hampir di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, ada beberapa jasa konstruksi jembatan gantung yang terkenal seperti jembatan gantung Barito, dan jembatan gantung Suramadu.
Prinsip dari jasa konstruksi jembatan gantung adalah menyalurkan beban yang ada di atasnya kepada tali baja vertikal, untuk kemudian disalurkan ke tali baja pokok yang melintang dari ujung ke ujung jembatan gantung. Penyaluran beban ini dibantu dengan adanya dua menara yang ada di masing-masing sisi jembatan gantung. Beban selanjutnya akan berakhir pada ujung tali yang ditanam ke dalam tanah. Jasa konstruksi jembatan gantung tersebut termasuk konstruksi lama sebelum konstruksi model tali pancang berkembang. jembatan gantung yang sudah mengadopsi model gantung tali pancang adalah jembatan gantung Suramadu. Pada Suramadu tidak ditemukan tali baja pokok yang menjadi beban dari tali vertikal.

Suramadu mengadopsi gaya konstruksi jembatan gantung pancang yang berarti semua beban dari tali baja vertikal langsung ditumpukan pada kedua menara di masing-masing sisinya. Jelas ada kelebihan dan kekurangan jasa konstruksi jembatan gantung yang dimiliki baik oleh desain jembatan gantung konvensional maupun jembatan gantung pancang. Kelebihan yang dimiliki Kontraktor Indonesia adalah penyaluran beban yang lebih merata pada semua sisi. Sedangkan kelemahannya adalah jumlah material dan perawatan yang cenderung lebih sulit. Lalu untuk kelebihan jembatan gantung pancang ada pada efisiensi materialnya yang cenderung lebih sedikit daripada jembatan gantung konvensional. sedangkan kelemahannya ada pada risiko konstruksi jika terjadi kegagalan lebih besar karena tidak adanya tali baja pokok.
Itulah sekilas pembahasan mengenai jasa konstruksi jembatan gantung. Pada intinya, jembatan gantung selalu mengalami pembaharuan pada konstruksinya untuk menjadikannya konstruksi yang lebih sempurna dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Untuk informasi yang lebih lengkap, silakan akses jurnal-jurnal teknik yang ilmiah yang sudah tersedia di berbagai portal akademik.