Kontraktor Bangunan Berikut Ini Perbedaan Kontraktor Dan Pemborong

Kontraktor bangunan ada dua istilah yang sering disalahpahami oleh sebagian orang, kontraktor bangunan dan pemborong. Meskipun keduanya sama-sama bekerja untuk melaksanakan konstruksi bangunan, namun terdapat perbedaan yang signifikan di antara keduanya. Perbedaan ini terkait dengan unsur legalitas, ukuran proyek yang dipegang, sampai dengan efek hukum yang terjadi di kemudian hari. Untuk lebih memahami perbedaan di antara dua istilah tersebut, silakan simak kelanjutan artikel berikut.
Yang pertama adalah kontraktor bangunan. Seperti namanya, kontraktor bekerja dengan sistem kontrak. Artinya, ada perjanjian antara pemilik proyek dengan kontraktor meliputi berbagai macam aspek seperti masa pembangunan, biaya pembangunan, dan detail-detail pekerjaan lainnya. Kontraktor sendiri mendapatkan proyek melalui dua cara, pertama dengan memenangkan lelang proyek dengan kontraktor kompetitor yang lain, dan yang kedua dengan ditunjuk langsung oleh pemilik proyek tersebut. Kontraktor biasanya berdiri di bawah payung perusahaan dan legalitas hukum yang jelas. Hal ini untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan terjadi di masa mendatang seperti jika kontraktor gagal memenuhi perjanjian, maka kontraktor bisa mendapatkan denda. Selain itu cakupan proyek kontraktor lebih luas. Bukan hanya rumah saja, kontraktor bisa menerima pembangunan jalan tol, mall, bandara, dan lain-lain.
Kontraktor Bangunan
Sedangkan kontraktor bangunan berbeda dengan pemborong sifatnya lebih kepada individu yang memang perjanjian tidak resmi sebagai pelaksana konstruksi bangunan dengan pemilik proyek. Pemborong biasanya hanya menangani proyek-proyek kecil seperti hunian minimalis dan lainnya. Karena tidak memiliki payung hukum yang jelas, maka ketika pemborong tidak bisa memenuhi perjanjian di awal, hukumannya pun tidak ada ketentuannya. Inilah celah yang biasanya dimanfaatkan oleh para pemborong nakal yang suka menggelapkan dana proyek sehingga proyek terbengkalai. Namun, satu kelebihan dari pemborong adalah biayanya yang jauh lebih murah dari pada Perusahaan Konstruksi.
Kurang lebih itulah perbedaan antara kontraktor bangunan dengan pemborong yang bisa Anda ketahui. Diharapkan dengan mengetahui informasi tersebut, Anda bisa lebih bijak dalam memilih pihak yang akan mengelola proyek Anda sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang.

Subscribe to receive free email updates: