Kontraktor Mekanikal Elektrikal Sistem Yang Diatur Kontraktor Bangunan

Mendirikan kontraktor mekanikal elektrikal tidak hanya memasang pondasi dan batu bata saja. Ada hal-hal lain yang harus diperhatikan karena cukup berpengaruh terhadap bangunan tersebut contohnya kelistrikan. Pihak yang memiliki keahlian mengenai kelistrikan atau hal mekanis lainnya disebut dengan kontraktor mekanikal elektrikal. Tanpa adanya kontraktor tersebut, bangunan yang sudah jadi tidak akan bisa dimanfaatkan secara optimal untuk beraktivitas. Ada banyak sistem yang akan dikuasai oleh kontraktor tersebut.
1. Sistem telepon kabel
Meskipun telepon kabel mulai digantikan oleh telepon seluler, penggunaan telepon kabel masih banyak ditemui di kantor. Inilah salah satu keahlian dari kontraktor. Setidaknya mereka bisa memasang dan menyambungkan telepon dalam satu gedung sehingga setiap orang di dalamnya terhubung. Kontraktor perlu tahu bagaimana sistem yang harus terpasang setelah tahu apa kebutuhan gedung tersebut. Misalnya dilakukan pendirian suatu mall yang di dalamnya terdapat beberapa toko dan tempat direktur operasional. Kontraktor mekanikal elektrikal bisa membuat para penjaga toko tidak bisa menelepon direktur sewaktu-waktu.
kontraktor mekanikal elektrikal
2. Sistem kelistrikan
Sesuai namanya, kelistrikan menjadi hal yang harus dikuasai oleh kontraktor mekanikal elektrikal. Kontraktor harus bisa menentukan arah listrik keluar, penempatan sumber listrik, atau jalur arus kelistrikan dalam gedung. Dalam penerapannya, kontraktor akan terlibat dalam penentuan titik-titik pemasangan lampu di gedung yang akan dibangun. Selain itu, kontraktor juga harus menentukan apa yang akan terjadi ketika kelistrikan tidak berjalan sesuai keinginan.
3. Sistem transportasi vertikal
Transportasi vertikal merupakan nama lain lift. Seorang kontraktor bidang ME harus dapat menentukan lokasi, dimensi, dan lain sebagainya sebagai dasar pengadaan lift. Kontraktor juga harus tahu sistem keamanan dalam lift dan prosedur ketika terjadi sesuatu yang genting dan membahayakan. Setidaknya kontraktor bisa mencegah hal-hal buruk terjadi jika ada masalah dalam lift.
Itulah contoh 3 hal yang bisa dijelaskan dalam artikel ini. Masih ada banyak sistem lain yang dapat dikerjakan oleh Perencanaan Konstruksi bagian mekanikal dan elektrika seperti sistem keamanan, plumbing, atau data. Semoga penjelasan mengenai kontraktor mekanikal elektrikal dapat membantu.

Subscribe to receive free email updates: