Kontraktor Proyek Kewenangan Dan Tanggung Jawab Kontraktor Bangunan

Kontraktor proyek dalam melaksanakan sebuah proyek khususnya bangunan, tentunya membutuhkan seorang penanggung jawab dan pengawas jalannya proyek. Orang tersebut adalah kontraktor. Pengertian kontraktor proyek telah tercantum dalam UU nomor 18 tahun 1991 sehingga posisinya resmi dan harus terdokumentasi formal. Demi kelancaran proyek tersebut, kontraktor harus melakukan berbagai hal yang akan menjadi kewenangan dan tanggung jawabnya. Kewenangan dan tanggung jawab tersebut akan dilakukan mulai dari perencanaan sampai evaluasi proyek.
1. Merencanakan dan mempersiapkan kebutuhan
Kebutuhan selama proyek harus terencana dengan baik dan tepat supaya proyek bisa berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan awal. Seorang kontraktor yang bekerja di proyek setidaknya dapat merencanakan jenis bahan dan alat serta jumlah personil yang dibutuhkan. Setelah merencanakan hal tersebut, selanjutnya adalah mempersiapkan bahan dan alat berkualitas dan cukup serta personil berkompeten untuk mengerjakan tugas di proyek.
2. Melaksanakan sesuai alur
Kontraktor proyek menjadi penanggung jawab berjalannya proyek dengan baik dan sesuai dengan keinginan awal. Secara rinci, kontraktor harus bisa membuat prosedur atau timeline untuk proyek tersebut dan memastikan semua personil yang terlibat melaksanakan prosedur tersebut dengan baik dan benar. Selain itu, kontraktor juga harus memastikan semua kegiatan berjalan sesuai dengan persyaratan terkait pekerjaan seperti jam kerja, keselamatan kerja karyawan, dan upah yang diterima.
Kontraktor Proyek
3. Mengadakan pemeliharaan proyek
Ketika proses pembangunan telah selesai, bukan berarti kontraktor bisa lepas tangan begitu saja. Ada kalanya kontraktor proyek harus ikut melakukan pemeliharaan dalam jangka waktu tertentu terhitung bangunan telah selesai. Hal ini bertujuan sebagai bentuk evaluasi terhadap pekerjaan yang telah dilakukan. Apabila terdapat masalah ketika bangunan sudah jadi dan sudah digunakan, maka Kontraktor Rumah bertanggung jawab mencari solusinya sehingga masalah tersebut tidak muncul lagi di lain waktu.
Menyelesaikan proyek bukanlah hal mudah karena harus mengerti sejak awal sampai proyek selesai. Oleh karena itu, kontraktor proyek memiliki kualifikasi tinggi sebelum bisa menjalankan proyek bangunan terutama bangunan publik yang digunakan untuk masyarakat dalam jumlah besar.

Subscribe to receive free email updates: