Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kontraktor Urugan Tanah Ketahui Sebelum Menyewa Kontraktor

Kontraktor urugan tanah sangat penting ketika Anda berencana untuk mendirikan bangunan seperti urugan tanah, gedung perkantoran, toko, dan sejenisnya di lahan yang awalnya kosong, tentu sangat penting untuk melakukan pengurugan tanah terlebih dahulu. Pengurugan tanah tidak hanya untuk mendirikan bangunan, kadang lahan pertanian juga memerlukan hal ini ketika ingin menggunakannya untuk menanam tumbuhan tertentu. Namun, apabila Anda akan mencari kontraktor urugan tanah untuk membangun tempat tinggal, coba perhatikan hal-hal berikut ini terlebih dahulu. Perhatikan Waktu Pengurugan tanah, Sesuaikan dengan Besar Bangunan. Apabila kontraktor urugan tanah ingin membangun bangunan yang cukup kecil dan sederhana, Anda bisa mengurug setelah menyelesaikan fondasi bangunan. Biasanya, fondasi dibuat dengan ketinggian tertentu, bisa lebih tinggi dari jalan utama atau sama. Setelah itu baru diurug. Namun, apabila membangun bangunan berukuran besar seperti gedung perbelanjaan, lebih baik tanah yang masih kosong diurug terlebih dulu hingga mencapai ketinggian tertentu. Setelah itu, baru dibangun fondasi di atasnya. Hal ini untuk memudahkan pengurugan mengingat ukurannya yang besar. Pilihlah Tanah yang Benar Sebelum Melakukan Pengurugan Kontraktor urugan tanah harus memperhatikan ada beberapa jenis tanah yang cocok untuk pengurugan, yaitu tanah semi padas, tanah padas, dan tanah merah. Tanah semi padas adalah yang paling cocok, tanah ini mengandung pasir dan batuan kapur, terurai dan tidak menggumpal. Sedangkan tanah padas adalah tanah yang sangat padat, tidak mudah menyerap air sehingga cocok digunakan untuk dasar gedung besar. Sebaiknya juga tidak menggunakan tanah ini untuk mengurug perkebunan atau tanah pertanian.
Untuk tanah merah sendiri, tanah Perencanaan Konstruksi ini cukup mudah dalam menyerap air dan mengandung sedikit material organik serta material lainnya, sehingga tidak begitu disarankan. Namun, tanah ini masih cukup bagus jika tidak ada tanah padas atau semi padas. Perhatikan Ketinggian Bangunan yang Akan Didirikan Sebelum menentukan berapa banyak tanah yang diperlukan, sebaiknya tentukan dulu seberapa tinggi bangunan Anda akan didirikan. Misalnya, seberapa tinggi bangunan yang sesuai dengan jalan, atau perlu setinggi apa untuk menghindari banjir. Apabila sudah mengetahui dan mempertimbangkan hal-hal yang ada di atas, silakan mencari kontraktor urugan tanah yang Anda percaya.