Pekerjaan Kontraktor Bangunan Tahapan Yang Dilalui Konstruksi Proyek

Tahapan pekerjaan kontraktor bangunan bagi sebagian orang, hanya tahu bahwa pekerjaan konstruksi adalah membangun dan mengawasi pembangunan. Namun, sebenarnya pekerjaannya lebih dari itu. Bahkan pekerjaannya sangat membutuhkan ketelitian serta akurasi yang tepat dan akurat. Terlebih jika berhubungan dengan suatu bangunan karena ini juga menyangkut dengan kekokohan bangunan tersebut. Jika tidak begitu maka akan membahayakan banyak orang.
Maka dari itu, pekerjaan kontraktor bangunan juga harus dilakukan secara terperinci. Nah, untuk hal itu maka ada tahapan yang harus dilalui konstruksi dalam menbuat suatu proyek pembangunan.
1. Perencanaan
Ini mencakup dalam mensurvei serta studi kelayakan yang mencakup luas lahan, kondisi tanah, manfaat, hingga dampaknya. Biasanya, hal ini lebih diserahkan pada jasa konsultan. Selain itu, meperkirakan anggaran estimasi biaya juga dilakukan di tahap ini. Bukan hanya itu, dalam menyusun program kerja, menunjuk tenaga ahli, dan hal semacamnya juga termasuk dalam tahap perencanaan.
2. Perancangan
Di tahap inilah pekerjaan kontraktor bangunan dalam mendesain bangunan sesuai dengan kriteria dan skema yang diinginkan. Selain itu, juga menentukan tata letak, rancangan, hingga metode kontruksi yang harus dijabarkan secara terperinci. Bahkan hingga detail arsitektur, struktur, elektrikal, mekanal, hingga masalah teknis juga harus jelas. Tahap ini juga harus menaksir biaya yang dikeluarkan serta administrasi lainnya.
Pekerjaan Kontraktor Bangunan
3. Pengadaan
Tahap ini bertujuan untuk menunjuk tim kontraktor pelaksana. Umumnya, dalam pencariannya, akan dilakukan dengan cara diadakannya pelelangan proyek konstruksi bangunan. Nah, dalam tahap ini biasanya para Kontraktor HVAC akan mengikutinya. Ada dua hal yang harus diperhatikan dalam tahap ini, yaitu prekualifikasi dan dokumen kontrak itu sendiri.
4. Pelaksanaan
Tahap ini pekerjaan kontraktor bangunan adalah mewujudkan secara nyata bangunan yang sudah dirancang. Tentu saja dalam biaya dan waktu yang telah disepakati. Selain itu, di tahap inilah kontraktor harus merencanakan, mengoordinasikan, serta mengendalikan semua operasional yang berada di lapangan.
Itulah tahapan pekerjaan kontraktor bangunan yang harus dilakukan jika ingin membuat suatu proyek pembangunan. Bagaimana? Jadi tahu, ‘kan, ternyata bekerja di konstruksi tidak semudah yang diperkirakan? Meski begitu, hal tersebut tidak mustahil untuk dilakukan dan mencapai hasil yang gemilang. Semuanya tergantung pada kesungguhan dalam mempelajari dan mencari pengalaman.

Subscribe to receive free email updates: