Kontraktor Umum dan Subkontraktor Rekomendasi Terbaik Bagi Anda

Kontraktor umum memiliki definisi sekumpulan orang yang bekerjasama melalui suatu organisasi resmi, dengan adanya kontrak kerja yang jelas guna melakukan usaha jasa konstruksi. Kontraktor yang dimaksud tidak hanya sebatas melakukan kegiatan konstruksi namun beberapa fungsi sejenis juga dikerjakan antara lain: renovasi, pembongkaran dari jalan, gedung dan bagian dari bangunan. Hal yang menegaskan sebagai kontraktor jika adanya suatu keterikatan kerja secara sah dan bertugas sebagai pengawas dan penanggung jawab.
Kontraktor umum memiliki beban tugas tinggi terkait perlengkapan dan sistem-sistem yang dipakai dalam melakukan kegiatan konstruksi. Kegiatan tersebutharus berlandaskan kepada peraturan pemerintah yang berlaku, serta peraturan di dalam K3. Kontraktor juga memiliki tanggung jawab akan terpenuhinya anggaran yang dipakai pada suatu proyek. Dan tidak menutup kemungkinan selalu bertanggung jawab terhadap desain dari proyek yang akan dilakukan. Ketika Kontraktor BUMN Terbaik mendapatkan suatu proyek, maka mereka juga memiliki kewenangan penuh untuk pengadaan bahan baku, perlengkapan berat dan sederhana, pengadaan sumber daya manusia yang tepat, dan alokasi waktu yang tepat. Subkontraktor memiliki pekerjaan atau proyek yang telah menjangkau secara lebih besar. Mereka tidak hanya bergerak pada konstruksi bangunan dan sejenisnya. Melainkan lebih dari itu saat ini beberapa subkontraktor melalui jangkauan proyek bidang teknologi informasi dan bidang bisnis.
Kontraktor Umum
Kontraktor umum yang menggunakan jasa subkontraktor setidaknya memiliki keunggulan dalam meminimalkan risiko suatu proyek.
Subkontraktor yang membantu kontraktor utama dalam menjalankan suatu proyek dibagi ke dalam beberapa jenis antara lain :
1. Subkontraktor domestik
Mereka mempunyai tugas kerja sebagai kontraktor utama. Mereka bertanggung jawab terhadap bahan baku proyek, keselamatan pekerja, pengadaan tenaga kerja berkualitas, dan ketepatan proyek yang dilakukan.

2. Subkontraktor ternominasi
Adanya kontrak suatu proyek yang dilakukan kontraktor umum, memberikan kesempatan kepada pihak pengawas lapangan dan juga arsitek dalam melakukan seleksi kontrak dari subkontraktor. Sehingga akan berakibat pada munculnya hubungan langsung antara klien.
3. Subkontraktor bernama
Bentuk subkontraktor ketiga sangat mirip dengan yang pertama. Tugas pelaksanaan akan suatu proyek tetap pada kontraktor utama. Akan tetapi penyediaan bahan baku, sumber daya manusia dan alat-alat yang dibutuhkan dilakukan oleh subkontraktor.
Diatas adalah bagaimana peran dari kontraktor umum dan subkontraktor konstruksi yang bisa kami rekomendasikan terbaik sebagai pilihan anda sebelum memilih agar anda tidak mengalami kesalahan.